SELAMAT DATANG DI :

SELAMAT DATANG DI :

SEPATU SUPER MNCTV

            SEPATU SUPER MNCTV rupanya menciptakan program acara televisi yang mengangkat nilai-nilai kehidupan dan kemanusiaan yang sarat makna. Sinetron besutan MD Entertainment karya produser Manooj dan Dhamoo Punjabi itu berhasil membuat nama Rey Bong dan Audric Adrian Pratama melejit. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengemarnya yang semakin banyak, beragam dan membuktikan bahwa SEPATU SUPER MNCTV benar-benar membuat pemirsanya tetap betah menyaksikan acara televisi yang satu ini.

            Kisah SEPATU SUPER disajikan dengan penuh imajinatif dan menarik. Berikut adalah kisah yang berhasil dirangkum dalam sinetron SEPATU SUPER MNCTV. Kisah ini berawal dari dua kakak beradik, yakni Reyhan dan Ramadhan. Mereka tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana yang terletak di Gang Makmur. Si kembar itu dikenal sebagai anak yang cukup tangguh, cerdas dan lincah meskipun mereka adalah yatim-piatu. Dua saudara kandung  itu  satu sama lain saling akrab dan hampir tidak ada perselisihan di antara mereka. Mereka yatim-piatu lantaran ditinggal mati oleh ayah dan ibunya sejak kecil, yakni saat Reyhan masih sangat belia atau masih balita. Sekarang,  Reyhan dan Ramadhan diasuh oleh neneknya bernama Nenek Halimah. Selama diasuh oleh Nenek Halimah, kepribadian Reyhan dan Ramadhan tumbuh menjadi insan yang kuat, sabar, pantang menyerah dan tekun.  Nenek Halimah adalah sosok nenek yang sangat baik hati, suka menolong dan penyabar. Beliau mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada kedua cucu tercintanya itu. Selain mereka, tentunya ada satu lagi cucu dari Nenek Halimah, namanya Mpok Romlah yang tinggal serumah bersama nenek dan dua saudara kandungnya itu. Kalau boleh dibilang, Mpok Romlah biasanya dipanggil oleh Reyhan dan Ramadhan dengan sebutan ncing sebab dalam versi sinetron SEPATU SUPER mengadopsi kehidupan ala Jakarte sehingga dapat dikatakan mengimitasi budaya betawi melalui logat bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

            SEPATU SUPER MNCTV menyertakan karakteristik dari masing-masing pemain dapat dikatakan cukup kontradiktif. Misalnya: Mpok Romlah yang masih perawan ini biasanya dikenal sebagai karakter yang suka to the point, maksudnya dikategorikan sebagai pribadi yang asal bicara. Ia dikenal galak dan tidak lemah lembut, bahkan tak segan-segan membentak atau pun memukul Reyhan dan Ramadhan sekalipun mereka tidak salah atau melakukan kesalahan yang sepele.

            Suatu ketika, Reyhan juga Ramadhan memiliki sepasang sepatu bekas yang sudah robek. Maklum, sepatu tersebut sudah cukup lama mereka gunakan silih berganti. Mungkin usianya menginjak setengah dari usia keduanya. Kala itulah, sepatu Reyhan robek pada bagian kirinya, sedangkan sepatu Ramadhan pun koyak pada bagian kanannya. Karena merasa sepatu mereka sudah tidak layak pakai, maka mereka pun merengek minta dibelikan sepatu baru, yakni sepatu basket ke Nenek Halimah. Sialnya, saat itu juga bukannya mendapat sepatu, malah Reyhan dan Ramadhan disemprot habis-habisan oleh Mpok Romlah dengan air. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengurungkan niatnya membeli sepatu basket. Mereka mendapatkan sepeser uang dari sang nenek tercinta untuk memperbaiki sepatu mereka ke tukang sol terdekat.

            Dalam versi SEPATU SUPER MNCTV diceritakan Reyhan serta Ramadhan membawa sepatu dengan perasaan kecewa, mereka membawa sepatu yang robek tersebut ke tempat tukang sol sepatu. Harapannya agar sepatu tersebut dapat kembali terlihat bagus meski ditambal. Ketika mereka sudah sampai di sana, alhasil bukannya mendapatkan sepatu tambalan, malah sepatu mereka tiba-tiba saja hilang. Entah siapa yang mengambilnya. Kedua kakak beradik itu bertanya-tanya dalam hatinya masing-masing. Kemanakah sepatu kami? Namun tidak ada jawaban yang pasti.

            Setelah mereka berusaha mencari sepasang sepatu mereka, akhirnya mereka mengetahui siapa dalang dibalik hilangnya sepatu mereka. Siapa lagi kalau bukan Michael dan Jordan. Mereka berdua adalah musuh bebuyutan dari Reyhan dan Ramadhan. Namun, sebenarnya bagi kedua kakak beradik itu, Michael dan Jordan sebenarnya tidak tepat jika mereka dijuluki musuh bebuyutan. Mungkin bagi mereka berdua, si Jordan dan Michael adalah kawan yang nakal.

            Memang jahil sekali Michael dan Jordan. Barangkali jika mereka bukan anak orang kaya, pastilah Reyhan begitupun Ramadhan akan bertarung dengan mereka habis-habisan. Sesengit apapun akan tetap dilayani. Namun, beruntunglah mereka anak orang kaya sehingga tidak habis dihajar Reyhan dan Ramadhan. Entah atas dasar apa mereka mengambil sepatu kakak beradik tersebut. Yang jelas diam-diam mereka mengambil sepatu Reyhan dan Ramadhan yang ada di dalam sebuah kantong plastik yang cukup lusuh dan membuangnya ke sebuah truk sampah yang sedang melaju. Kesalnya mereka jangan ditanya lagi. Ingin rasanya mereka memberi pelajaran bagi si duo iseng itu. Namun, urung karena Ramadhan melerai agar Reyhan tidak mengunakan kekerasan dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Mereka harus bisa menggunakan kepala dingin, meskipun rasanya sangatlah sulit di tengah gejolak kesabaran yang mulai menipis dan diterkam amarah yang tidak biasa.

            “Balikin sepatu kami!” ujar Reyhan berkali-kali.

            “Nggak akan! Sepatu kalian udah aku buang! Hahaha...” timpal Jordan.

            “Udah, Rey. Mendingan kita cari sepatu itu.”

             Namun, tanpa basa-basi lagi, keduanya lantas berusaha mengejar truck sampah tersebut. Celakanya, truk tersebut adalah truk sampah berukuran besar. Dan secara tidak sengaja, tidak lama setelah mereka kejar sampai dapat, truk itu lantas berhenti. Truk itu langsung membuang muatannya. Ya, sampah-sampah berserakan di tempat pembuangan sampah makin menumpuk. Bau tidak sedap menyeruak. Reyhan bahkan sampai tidak kuat menahan aroma super bau yang keluar dari timbunan sampah. Namun, mereka tidak pantang menyerah. Mereka terus mencari sepasang sepatu mereka yang tersembunyi diantara bongkahan-bongkahan gunung sampah itu.

            Setelah beberapa menit mencarinya dan tidak ditemukan juga, bahkan hingga setengah jam juga tidak berhasil ditemukan, maka mereka beristirahat sejenak. Kesal dan marah tentu saja masih melekat di hati mereka. Ingin rasanya menghajar Michael dan Jordan, tetapi mereka ingat selalu dengan nasihat Nenek Halimah. Berangkat dari nasihat yang diberikan dari sang nenek kepada cucu-cucunya, membuat Reyhan dan Ramadhan tumbuh menjadi anak yang soleh, penurut, jujur, tekun, sabar dan suka menolong. Hal ini tentu saja persis yang dilakukan oleh neneknya, Nenek Halimah sehingga kepribadian nenek ikut turun-temurun kepada generasinya.

            Di tempat pembuangan sampah, setelah beristirahat dan melanjutkan pencarian sepatu bekas milik mereka, mereka mengorek-ngorek sampah lagi hingga beberapa meter jaraknya dari gundukan sampah ditemukan sepasang sepatu baru yang bagus sekali. Entah milik siapa. Yang jelas sebagus apapun sepatu yang mereka temukan, mereka tidak akan berani mengambilnya. Karena itu bukanlah hak mereka dan lagi-lagi lantaran nasihat sang nenek tersayanglah yang membuat mereka mengerti dan memahami perkara dosa dan pahala. Perkara haram dan halal dan sebagainya.

            Reyhan begitu juga Ramadhan ternyata tidak mau mengambil sepatu itu karena mereka menyadari bahwa sepatu itu bukanlah milik mereka. Kedua anak kembar itu segera beranjak dari tempat pembuangan sampah itu, sebab sepatu bekas milik mereka yang sudah beberapa kali mereka coba mencarinya, bahkan beratus-ratus kali tetap saja tidak ditemukan sepatu tersebut.

            Suatu ketika, Reyhan dan Ramadhan beranjak beberapa langkah dari tempat itu, sepatu yang menawan itu tiba-tiba dapat berjalan sendiri dan mengikuti Reyhan dan Ramadhan. Maka, mereka dibuat bingung. Sepatu itu seolah-olah berkata, “Pakailah aku, Tuanku.” Toh, sepertinya sepatu itu memang memaksa mereka untuk memakainya. Dengan langkah gugup dan penasaran. Akhirnya kedua kakak beradik itu mencoba mengenakan sepasang sepatu itu. Reyhan mencoba sepatu bagian kanan dan Ramadhan sebaliknya, mencoba pada bagian yang sebelah kiri. Setelah dipakai sepatu tersebut, alangkah terkejutnya mereka, rupanya sepatu itu mampu membuat mereka berlari sangat cepat (mungkin secepat kilat), mereka pun dapa melompat sangat tinggi, bahkan berjalan di tembok seperti sapiderman. Wah, ini diluar dugaan mereka sebelumnya.

            Hingga pada suatu masa tepatnya di sekolah. Michael dan Jordan anak dari Mat Daemon sangat merasa kesal dan benci kepada Reyhan dan Ramadhan. Sebelumnya kedua anak Mat Daemon yang nakal dan super iseng itu adalah jawara basket sekolah. Namun, amat dibuat irinya mereka kepada Reyhan dan Ramadhan yang mampu menggeser jago basket sekolah. Lantaran Reyhan dan Ramadhan punya sepatu basket super, maka musuh mereka kini bukan menjadi apa-apa lagi.

            Namun rupanya tak hanya sampai di situ, Michael dan Jordan pun mempunyai taktik curang dan super licik. Mereka punya siasat yakni dengan mencuri sepatu itu dengan cara yang jahat dan biadap. Akan tetapi, upaya mereka untuk mencelakakan Reyhan dan Ramadhan selalu menemui kegagalan.

            Di lain sisi, diceritakan tentang seorang anak bernama Dewa, anak seorang konglomerat, juga mengincar sepatu super milik Ramadhan dan Reyhan. Masalah Reyhan serta Ramadhan pun bertambah. Selain harus menggunakan sepatu itu untuk tujuan kebaikan dan menolong sesama. Reyhan lalu Ramadhan juga harus menghindar dari orang-orang suruhan Dewa yang mau mengambil sepatu itu dari mereka dengan cara kekerasan.

            ***

            Reyhan dan Ramadhan benar-benar merasakan kepuasan mengenakan sepatu tersebut yang punya kekuatan super. Maka, sepatu itu dijuluki oleh mereka sebagai SEPATU SUPER. Singkat cerita, tidak disangka-sangka mereka menemui orang jahat yang mengincar sepatu super tersebut. Ia adalah RAJA SULAP. Diceritakan sosok orang jahat tersebut memiliki ciri-ciri memakai tudung kepala berwarna hitam. Ia terkadang mengenakan topi sulap berwarna hitam pula. Mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut, semuanya serba hitam. Ia juga mempunyai tongkat yang digunakan untuk membaca mantera “SIMSALABIM”.

             RAJA SULAP ini rupanya sejak lama menginginkan SEPATU SUPER milik Reyhan dan Ramadhan. Hingga berbagai cara ia lakukan supaya mendapatkan sepatu ajaib itu. Anehnya RAJA SULAP ini mempunyai kekuatan untuk menyihir segala sesuatu. Sebenarnya tidak tepat jika dinamakan RAJA SULAP, karena suka menyihir maka lebih tepatnya disebut saja RAJA SIHIR. Tetapi dalam versi SEPATU SUPER MNCTV sengaja tidak ada perubahan nama ke arah tersebut.

            RAJA SULAP ini suka menyadap pembicaraan Reyhan dan Ramadhan. Ia biasanya akan menggunakan cara licik, yakni dengan cara menghipnotis orang terdekat kedua anak itu. Biasanya Nenek Halimah selalu menjadi incarannya untuk ditawan atau dihipnotis. Terkadang juga Michael dan Jordan terkena pengaruh negatif dari ajian RAJA SULAP. Orang jahat yang berjenis kelamin laki-laki kerap membuat onar dan biang keladi adu domba antara Michael, Jordan dengan Reyhan, Ramadhan. Selain dia pandai menyulap atau menyihir. Dia juga suka menghilang dan muncul dengan sendirinya.

            Penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya? Bagaimana akhir dari sang RAJA SULAP yang licik ini? Bagaimana juga aksi yang dilakukan Reyhan dan Ramadhan untuk menyelamatkan SEPATU SUPER mereka dari incaran RAJA SULAP? Maka, jangan lupa untuk tetap menyaksikan serial acara TV “SEPATU SUPER MNCTV”.

 

Nama Aktor/Aktris

Sebagai

Hubungan Antartokoh

Deskripsi Watak dan Karakteristik

Rey Bong

Reyhan

Adik Kandung

Pemain Utama

Audric Adrian Pratama

Ramadhan

Kakak Kandung

Pemeran Primer

Chantiq Schagerl

Michael

Lawan atau karib tak dekat meski sahabat sebaya

Nakal

Keisha Alvaro

Jordan

Seteru atau teman tidak akrab

Brutal atau susah diatur

Indra Lesmana Bruggman

Raja Sulap

Musuh

Licik

Nafa Urbach

Mpok Romlah

Kakak

Galak, kasar

Yati Surachman

Nenek Halimah

Nenek

Pemaaf, penyabar

Daniel Shivael

Mat Daemon

Tetangga

Usil, konyol

Edwin Bejo

Profesor

Lawan

Jahat, humor

Yesaya Sonray

Mak Ami

Seteru

Pemeran pembantu

Sonya Fatmala

Bu Bidadari

Teman

Tritagonis

 

Jadwal Tayang 2013

Siaran Perdana 2013

Jadwal Tayang 2016

Siaran Ulang 2015

Setiap Hari

Senin, 4 Maret 2013

Setiap Hari

Senin, 24 Agustus 2015

Pukul 18:05-19:05 WIB

Produser Dhamoo Punjabi dan Manoj Punjabi

Jam 13:00-14:00 WIB

Waktu 08:30-09:30 WIB

Dengan produser yang sama

MNCTV

Indonesia

MNCTV

Tanah air

 

Jumlah keseluruhan episode: 67.

Bagaimana pendapat anda tentang Sepatu Super MNCTV? Suka Menontonya? Berikan Komentar dibawah ini. Kami akan menyurvei kepuasan anda, lalu akan didokumentasikan dan selanjutkan akan dikirim kepada Official MNCTV.

1 Response to "SEPATU SUPER MNCTV"

  1. Saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok MBAH PESUGIHAN DANA GHAIB


    ReplyDelete