SELAMAT DATANG DI :

SELAMAT DATANG DI :

AL-QURAN DAN HADITS DALAM PERKULIAHAN

 

  Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga                                                                                                 FM-UINSK-BM-08-05/R0

 

 

 

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

 

 

Kode/Nama Mata Kuliah                       : INS-23/Alquran-Hadits                                             

Satuan Kredit Semester                           : 4 SKS                                                 

 

 

Jml Jam kuliah dalam seminggu               : Dua jam (200 menit)                           

Dosen Pengampu                                   : Drs. H. Mangun Budiyanto, M.SI

Revisi ke                                                : 3

Tanggal revisi                                         : 21 Agustusi 2013

Taggal mulai revisi                                  : 2 September 2013

Penyusun                                               : Drs. H. Mangun Budiyanto, M.SI

Penanggungjawab keilmuan                    :

 

I.     RANAH INTEGRASI-INTERKONEKSI:

 

Materi Alquran-Hadits harus dikaitkan dengan ilmu sosiologi. Ketika menjelaskan Asbab al-Nuzu ataupun asbabul wurudl, Eksistensi Alquran-Hadits dalam kehidupan manusia dan Makkiyah dan Madaniyah umpamanya harus dikaitkan dengan Ilmu Sosiologi dan teori sejarah. Menjelaskan tentang metodologi tafsir ataupun syarah harus dikaitkan dengan  qaul sahabat dan qaul tabi’in. Menjelaskan tentang kandungan Alquran ataupun Hadits harus dihubungkan dengan Filsafat. Jadi selalu ada keterkaitan Alquran-Hadits dengan ilmu-ilmu lain sehingga nilai-nilai Alquran-Hadits menjadi lebih membumi dalam kehidupan manusia.     

 

 

II. Matakuliah pendukung Integrasi-Interkoneksi:

1.     Sosiologi

2.     Sejarah (Islam)

3.     Filsafat

4.     Hukum Islam

 

 

III. DESKRIPSI MATA KULIAH

 

Mata kuliah ini sangat penting artinya karena materi harus menjadi dasar  bagi seluruh aktivitas mahasiswa sebagai calon intelektual. Pada mata kuliah ini digambarkan tentang hakikat Alquran maupun Hadits, bagaimana tahapan turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW, apakah turun kepada Nabi SAW sebelum hijriah ataupun setelahnya. Adanya ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah memberikan gambaran tentang tahapan dakwah yang dilakukan Nabi SAW. Demikian juga gambaran Asbab al-Nuzul  maupun asbabul wurud memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang konteks sosial berkaitan dengan nilai yang tekandung dalam ayat yang sedang turun  dan sekaligus menghindari pemahaman yang salah terhadap kandungan ayat ataupun hadits. Karena tidak tahunya pembelajar tentang konteks sosial sewaktu ayat turun ataupun hadits itu lahir.

Banyaknya ragam pemaknaan ayat Alquran maupun hadits sebenarnya berangkat dari metodologi yang dipakai seseoarang sewaktu memahami Alquran dan Hadits, kurang membatasi mana ayat/hadits yang muhkamat dan mutasyabihat, dan kurang memahami tentang syarat-syarat kapasitas seorang mufassir. Ini sangat penting artinya diketahui mahasiswa agar mereka tidak terjebak kepada pemahaman yang eksklusif, sempit, parsial atau paham liberal dalam Islam atau pemahaman yang sesat dan menyesatkan orang lain.   

 

IV. Standar Kompetensi:          

Mahasiswa mampu memahami dan mendeskripsikan tentang Alquran maupun Hadits secara global.dari berbagai segi.

 

 

V. Time-Line Pembelajaran:

 

Time

Line

Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian

Pokok Materi

Alokasi Waktu

Evaluasi

Di Kelas  

I

Mhs mampu memahami pengertian wahyu dan Alquran dan nama-nama Alquran

Dapat menjelaskan Wahyu dan Al-Qur’an, dan nama-nama Alquran

Mhs dapat menjelaskan perbedaan antara Wahyu dan Alquran

Pengertian Wahyu dan  Al-Qur’an dan nama-nama Alquran

100 Menit

Tes lisan

II

Mhs mampu memahami tahapan turunnya Alquran dan Hikmahnya

Mhs dapat menjalaskan  tahapan turunnya Alquran dan Hikmahnya

Tahapan turunnya Alquran dan Hikmahnya

100 Menit

Tes lisan

III

Mhs mampu memahami Surat dan Ayat-ayat Alquran

Mhs menjelaskan Surat dan Ayat-ayat Alquran

Surat dan Ayat-ayat Alquran

100 menit

Tes lesan

IV

Mhs mampu memahami Makiyah dan Madaniyah

Mhs dapat menjelaskan Makiyah dan Madaniyah

Mhs dapat menjelaskan perbedaaan antara ayat-ayat Makiyah dan Madaniyah

Makiyah dan Madaniyah

100 Menit

Tes lesan

V

Mhs mampu memahami Sejarah Alquran

Mhs dapat menjelaskan  Sejarah Alquran

Sejarah Alquran

100 Menit

Tes lesan

VI

Mhs mampu memahami Latar Belakang Turunnya Alquran (Asbab al-Nuzul)

Mhsdapat menjelaskan Latar Belakang Turunnya Alquran (Asbab al-Nuzul)

Mhs dapat menjelaskan fungsi Asbab al-Nuzul dalam memahami Alquran

Latar Belakang Turunnya Alquran (Asbab al-Nuzul)

100 Menit

Keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi  

VII

Mhs mampu memahami Fungsi dan Kedudukan Alquran dalam Islam

Mhs mampu menjelaskan Fungsi dan Kedudukan Alquran dalam Islam

Fungsi dan Kedudukan Alquran dalam Islam

100 Menit

Tes lesan

VIII

Mhs mampu memahami Pokok-pokok Kandungan Alquran

 

Mhs mampu menjelaskan Pokok-pokok Kandungan Alquran

Pokok-pokok Kandungan Alquran

100 Menit

Tes lesan

IX

Mhs mampu memahami Kemukjizatan Alquran

Mhs mampu menjelsakan Kemukjizatan Alquran

Kemukjizatan Alquran

100 Menit

Tes lesan

X

Mhs mampu memahami Penafsiran Alquran

Mhs mampu menjelsakan  Penafsiran Alquran

Mhs dapat menjelaskan berbaga corak penafsiran Alquran

Penafsiran Alquran

100 Menit

Keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi

XI

Mhs mampu memahami kedudukan ayat-ayat Muhkam dan Mutasyabih

Mhs dapat menjelaskan pengertian muhkam dan mutasyabih

Mhs dapat memberi contoh mana ayat-ayat muhkam dan yang mutasyabih

Mhs dapat menguraikan penyebab  adanya  ayat-ayat muhkam dan mutasyabih

Muhkam dan Mutasyabih

100 Menit

Tes lesan

XII

Mhs mamp memahami pengertian Terjemah, Tafsir dan Ta’wil

Mhs dapat menjelaskan pengertian Terjemah, Tafsir dan Takwil

Mhs dapat menjelaskan perbedaan Terjemah, Tafsir dan Takwil

Terjemah, Tafsir dan Takwil

100 Menit

Tes lesan

XIII

Berkemampuan memahami syarat-syarat mufassir dan tokoh-tokoh mufassir dan metode yang mereka gunakan

Dapat menjelaskan syarat-syarat mufassir dan tingkatannya

Dapat menyebutkan tokoh-tojoh mufassir dan metode yang mereka gunakan

-Syarat-syarat mufassir

dan tingkatan-tingkatannya

-Tokoh-tokoh mufassir dan metodenya

Ceramah interaktif dan dialog serta diskusi kelompok dan penugasan

Tes lisan

XIV

Berkemampuan memahami kitab-kitab tafsir yang mu’tabarah

Dapat menjelaskan nama-nama kitab tafsir yang mu’tabarah dan pengarangnya

Dapat menjelaskan metode penafsiran yang digunakan

Kitab-kitab tafsir dan metode yang digunakan

Ceramah interaktif dan dialog serta diskusi kelompok dan penugasan

Tes lisan

 

UJIAN MID SEMESTER (Terjadwal sendiri)

 

 

 

 

XV-XVI

 

 

 

 

Mahasiswa mampu memahami tentang hakekat hadis dan hal yang terkait erat dengannya

Mahasiswa mampu:

a.       Menjelaskan tentang defenisi hadis

b.      Menjelaskan perbedaan Hadis dengan al-Qur’an

c.       Menjelaskan kehujjahan hadis

Hadis: pengertian, kaitannya dengan al-Qur’an, kehujjahan dan unsur-unsurnya

Ceramah, reading guide dan Dialog

a. Keaktifan Kelas

b. Ujian Mid smt.

XVII-XVIII

Mahasiswa mampu memahami tentang kodifikasi berikut produk yang dihasilkannya.

Mahasiswa mampu:

a.     Menjelaskan proses sejarah kodifikasi hadis

b.     Menjelaskan  hasil kodifikasinya

Pengantar sejarah kodifikasi dan maping hasil kodifikasi hadis yang dilakukan ulama mutaqaddimin dan muta'akhhhirin

Ceramah, Dialog dan Reading guide

Sda.

XIX-XX

Mahsiswa mampu memahami tentang klasifikasi hadis

Mahasiswa mampu:

a.     Memahami tentang masalah hadis ditinjau dari segi kualitas periwayatnya

b.     Memahami tentang masalah hadis ditinjau dari sisi kualitas isi/matn hadis

Ulum al-Hadis

 

Hadis Mutawatir dan Ahad

 

Hadis Shahih, Hasan, dan Dha’if

Ceramah dan diskusi

Sda.

XXI-XXII

Mahasiswa Mampu memahami dan dapat mempraktekkan cara melakukan takhrij al-hadis

Mahasiswa mampu:

a.     Menjelaskan cara mentakhrij hadis

b.     Melakukan takhrij hadis

 

Takhrij Hadis

a. Teori

b.  Praktek

Ceramah dan praktek

a.Tugas

b. Ujian Akhir Smt

XXIII

Mahasiswa mampu melakukan studi materi hadis

Mahasiswa mampu:

a.     Menjelaskan prosedur studi materi hadis

b.     Dapat melakukan kajian terhadap materi-materi hadis

Pengantar Studi materi hadis Nabi

Ceramah dan dialog

Ujian Akhir Semester

XXIV-XXV

Mahasiswa mampu:

memaahami hadis tentang aqidah dan akhlak

Mahasiswa mampu:

a.   Menjelaskan hadis tentang iman, islam, dan ihsan

b.   Menjelaskan hadis tentang manisnya iman

c.    Menjelaskan hadis tentang birrul walidain

Iman, Islam dan Ihsan Serta Manisnya Iman, Birrul Walidain

 

Diskusi kelompok

a.Tugas

b. Keaktifan Kelas

c.  Ujian Akhir Smt.

XXVI

Mahasiwa mampu memaahami hadis tentang ibadah

a.     Menjelaskan hadis tentang shalat wajib dan sunnah

b.     Menjelaskan hadis tentang zakat dan sadaqah

c.     Menjelaskan hadis tentang puasa dan haji

Shalat, Zakat dan Sadaqah, Puasa dan Haji

 

Diskusi kelompok

Sda.

XXVII

Mahasiswa mampu

memaahami hadis tentang mu’amalah  (Amar ma’ruf Nahi Munkar dan kerja keras

a.     Menjelaskan hadis tentang amar ma’ruf nahi munkar

b.    Menjelaskan hadis tentang kerja keras

Amar ma’ruf nahi munkar, kerja keras,

Diskusi kelompok

Sda.

XXVIII

Mahasiswa mampu memaahami hadis tentang mu’amalah 

a.     Menjelaskan hadis tentang orang Islam bersaudara

b.     Menjelaskan hadis tentang orang Islam ibarat sebuah bangunan

orang Islam bersaudara dan orang Islam ibarat satu bangunan

Diskusi kelompok

Sda.

 

 

 

 

 

 

 

 

                       

                                                                                                                                   

VI. STRATEGI PEMBELAJARAN

Secara umum strategi pembelajaran didasarkan pada prinsip belajar aktiv (active learning), sehingga mahasiswa bukan hanya menjadi obyek pengajaran, melainkan juga sebagai subjek pembelajaran. Untuk itu mahasiswa harus diaktifkan dalam pembelajaran bersama-sama dengan dosen. Untuk itu strategi yang digunakan ialah:

 

1.     Interactive lecturing yakni dosen  menjelaskan kerangka permasalahan pada setiap pokok bahasan, menyampaikan bahan-bahan bacaannya secara spesifik.

2.     Dilanjutkan dengan strategi every one is a teacher here untuk memperoleh partisipasi kelas dalam memahami materi yang telah disampaikan.

3.     Diskusi Kelas dan Diskusi Kelompok yakni setelah dosen menyampaikan bahan pokok kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelas.

4.     Penugasan baik dalam bentuk book review, book resume ataupun penulisan makalah kelompok/individu

5.     Kelompok belajar (The study group). Strategi ini digunakan untuk mempelajari materi pokok atau handout yang ditulis oleh dosen dan mahasiswa menjelaskan isinya dalam kelompok dan tetap dalam pengawasan dosen.

 

VII. AKTIVITAS  PEMBELAJARAN

            Dalam aktivitas pembelajaran kegiatan terbagi kepada tiga yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.

 

 

WAKTU

AKTIVITAS PEMBELAJARAN SECARA UMUM

10 Menit:

Pengantar

Dosen menyampaikan salam kemudian menyampaikan bahan pengait/appersepsi tentang kasus-kasus yang terjadi di masyarakat, dan memberikan motivasi tentang kepentingan  belajar pokok bahasan ini serta mengadakan pretest  lisan atau  tulis.

40 Menit:

Kegiatan Inti (1)

Inti: Kegiatan Pembelajaran: menyampaikan bahan kuliah sesuai dengan pokok bahasan, mengaktifkan mahasiswa dalam bentuk dialog dan memberi penguatan kepada mahasiswa yang memberikan respon positif baik jawaban benar ataupun salah.

20 Menit

Kegiatan Inti (2)

Inti: Pengorganisasian mahasiswa sesuai dengan jenis kegiatan untuk membuat pertanyaan dari hasil perkuliahan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut dapat diljawab oleh patner belajar dan lalu dosen mengklarifikasi jawaban yang benar. Dosen memanfaatkan fasilitas pembelajaran yakni modul atau referensi bacaan atau handout yang telah diberikan kepada mahasiswa.

20 Menit:

Pendalaman

Penilaian proses (mengajukan pertanyaan terhadap hal-hal yang substansial, memberi tugas selama kegiatan berlangsung yakni berupa meringkas hasil perkuliahan dalam satu halaman) dan hasil belajar (jawaban atau tugas yang dikerjakan mahasiswa diberi balikan langsung, baik oleh dosen maupun mahasiswa dan perbaikan didiskusikan bersama)

10 Menit:

Penutup

Menyimpulkan pelajaran dan memberi tindak lanjut serta tugas jika dipandang perlu

 

VIII. . EVALUASI PEMBELAJARAN

Penilaian dilakukan dari segi waktu adalah penilaian proses dan penilaian hasil, yang meliputi :

1.     Penilaian Non Test

a.     Keberhasilan mahasiswa melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen, dapat berupa pembuatan makalah, ringkasan perkuliahan, ringkasan buku-buku referensi atau tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh dosen.

b.     Tampilan/unjuk kerja  di kelas sewaktu terjadi proses belajar mengajar. Artinya bagaimana unjuk kerja yang ditampilkan oleh mahasiswa sewaktu mempresantasikan tugas-tugas yang diberikan atau pertanyaan yang mutu dan juga jumlah kehadiran di kelas.

2.     Tes dapat berupa:

a.     Harian dapat berupa pretes dan postes dan dapat juga dilakukan tes dalam jam-jam perkuliahan.

b.     Mid Semester yakni tes tertulis atau lisan dilakukan sewaktu telah terselesaikannya berkisar 50 % bahan yang telah diprogramkan dalam silabus.

c.     Akhir Semester yakni tes tertulis atau lisan dilakukan setelah terselesaikannya seluruh program perkuliahan sesuai dengan silabus yang ada.

3.     Komposisi Penilaian sebagai berikut:

 

 

 

Aspek Penilaian

Prosentase

Ujian Akhir Semester

30 %

Ujian Tengah Semester

30 %

Tugas Mandiri

20 %

Keaktifan Akademik

20%

Total

100 %

 

 

X. DAFTAR REFERENSI :

 

A.    Wajib

 

Bayumi, al, Mursi Ibrahim, Dirasat fi al-Tafsir al-Maudhu’i , Dar al-Taudiwiyah fi al-Tabaah, Kairo, 1970.

 

Farmawi al, Abd  al-Hayy, Al-Bidayah fi al-Tafsir al-Maudhu’i, Matba’ah al-Hadarah al-‘Arabiyah, Kairo, 1977

 

Manna’ al-Qaththan, Mabahits fi Ulum al-Qur’an, Huquq al-Thab’i Mahfudhah, ttp. tt.

 

Quraish Shihab, Metode Penelitian Tafsir (makalah), ttp. tt.

 

Sadr al,  Muhammad Baqir, “ Pendekatan Tematik Terhadap Tafsir Al-Qur’an ”, dalam Ulumul Qur’an, Vol I, No. 4, 1990.

 

Sayuthi, al, Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an, Dar al-Fikr, Beirut, 1979.

 

Shobuni al, Muhammad Ali, at-Tibyan fi Ulum al-Qur’an, Beirut, ttp. 1985.

 

Shubh al-Shalih, Mabahits fi Ulum al-Qur’an, Dar al-Ilmi lil Malayin, Mesir, 1977.

 

Zarkasyi, al, Al-Burhan fi Ulum al-Qur’an, Dar al-Ihya, Mesir, 1957.

 

Zarqany, al, Manahil al-Irfan fi Ulum al-Qur’an, Isa al-Halabi, ttp. tt.

Nuruddin ’Itir, Manhaj al-Naqd fi ’Ulum al-Hadis

M. ’Ajjaj al-Khatib, Ushul al-Hadis ’Ulumuhu  wa Mustalahuh

M. Syuhudi Ismail, Metodologi Penelitian Hadis

Mahmud al-Tahhan, Usul al-Takhrij wa Dirasat al-Asanid

Muhammad Fu’ad Abdul Baqi, Al-Lu’lu wa al-Marjan

Imam Nawawi, Arba’in al-Nawawi

 

 

B. Anjuran:

 

Biqa’iy, Nudzum al-Durar fi Tanaasubil Ayat wa al-Suwar, Majlis Daerah al-Ma’ani al-Utsmaniyah, Heyrabat, India, 1969.

Dzahabi al, Muhammad Husein, Penyimpangan-penyimpangan dalam Penafsiran al-Qur’an, Rajawali, Jakarta, 1986.

Dzahabi, al-Muhammad Husein, Al-Tafsir wa al-Mufassirun, Dar al-Kutub al-Haditsah, Mesir, 1978.

Hasbi ash-Shiddiqy, Ilmu-ilmu al-Qur’an, Media-media Pokok dalam Menafsirkan al-Qur’an, Bulan Bintang, Jakarta, 1972.

Musa, Muhammad, Qamus, Qur’ani, Khazanah Ibrahim, Iskandariyah, 1966.

Hasbi Ash-Shiddieqy, Pokok-pokok Ilmu Dirayah

Hasbi Ash-Shiddieqy, Pengantar Sejarah Hadis

CD/Software Mausu’ah al-Hadits al-Syarifah al-Kutub al-Tis’ah dan al-Maktabah al-Syamilah

 

XI. LAIN-LAIN

 

1.     Mahasiswa yang mengambil matakuliah ini ditekankan untuk menjadikan outline perkuliahan ini sebagai pedoman dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran

2.     Mengkomunikasikan kepada dosen jika menghadapi problem dalam perkuliahan atau tugas-tugas yang diberikan

3.     Berpartisipasi secara optimal dalam kegiatan perkuliahan

4.     Menggunakan kesempatan dan peluang yang sebaik-baiknya untuk menggali pengetahuan dan pengalaman serta nilai sekaligus

5.     Mentaati Tata Tertib mahasiswa dan kontrak belajar yang telah disepakati bersama, khususnya yang menyangkut etika berpakaian dan batas minimum perkuliahan

6.     Mentaati disiplin waktu dengan toleransi keterlambatan maksimum 15 menit (sesuai kontrak belajar)

 

 

Yogyakarta, 21 Agustus 2013

                                                                                                                                                           

Disusun oleh:

 

Diperiksa oleh:

Disahkan oleh:

Dosen Pengampu

 

 

 

 

 

Drs. H. Mangun Budiyanto, M.SI

NIP. 19551219 198503 1 001

 

Penanggungjawab Keilmuan

 

 

 

 

 

Drs. H. Mangun Budiyanto, M.SI

NIP. 19551219 198503 1 001

 

Ketua Jurusan

 

 

 

 

Dra. Nur Rohmah, M.Ag

NIP. 19550823 198303 2 002

Dekan

 

 

 

 

Prof. Dr.H. Hamruni, M.Si

NIP.  

 

 

 

0 Response to "AL-QURAN DAN HADITS DALAM PERKULIAHAN"

Post a Comment